Tampilkan postingan dengan label Ubuntu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ubuntu. Tampilkan semua postingan

Kamis, Mei 05, 2011

Install Skype Pada Ubuntu

Gara-gara iri melihat rekan-rekan di KPLI Bogor ngobrol dan bertelepon ria, akhirnya saya pun terpengaruh ikut-ikutan memasang Skype pada laptop. Padahal kalau boleh dibilang, saya bukan orang yang senang dengan yang namanya instant messaging. Namun berhubung penasaran, akhirnya saya pasang juga.

Bagi anda pengguna Ubuntu, memasang Linux sangatlah mudah. Mengapa saya katakan mudah? Karena anda bisa langsung memasangnya melalui Synaptic Packet Manager. Eits, tunggu dulu. Agasr bisa langsung memasang Skype melalui Synaptic, anda harus melakuka beberapa langah pendahuluan. Apakah itu? Ini dia langkah-langkahnya.

1. Hidupkan laptop / komputer anda
2. Pastikan laptop / komputer anda tersambung ke jaringan internet

Setelah melakukan langkah di atas, langkah selanjutnya adalah menambah repositori untuk Ubuntu Partner. Bagi anda yang telah menambahkan Ubuntu Partner, anda bisa melewati langkah ini. Tapi bagi anda yang belum, silakan tambahkan baris berikut. Bagi anda yang menggunakan Ubuntu dengan versi yang berbeda, silakan sesuaikan dengan yang anda gunakan.

deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu-partner lucid partner

Setelah menambahkan Ubuntu Partner pada repositori, silakan update basis data repositori.

fitra@rabitya:~$ sudo aptitude update

Kamudian, langkah selanjutnya adalah memasang Skype pada Ubuntu yang kita gunakan.

fitra@rabitya:~$ sudo aptitude install skype

Yup, selesai! Berarti sudah bisa digunakan dong? Tentu saja belum. Lho, koq? Kita harus memiliki akun Skype untuk menggunakannya. Caranya? Anda cukup mendaftarkan diri anda di situs Skype. Kalau sudah punya akunnya, baru anda bisa menggunakan Skype dengan leluasa.

Nah, sudah siap untuk ber-Skype ria? Jangan lupa tambahkan akun Skype saya (fitraaditya) pada daftar kenalan anda ya... :)

Jumat, April 29, 2011

Selamat Datang Natty Narwhal

Tanggal 28 April 2011, waktu Inggris setempat, merupakan tanggal bersejarah bagi generasi terbaru dari keluarga Ubuntu. Ya, setelah enam bulan berlalu semenjak kelahiran Maverick Meerkat (Ubuntu 10.10), sang adik pun menyusul. Dengan nomor rilis 11.04 (yang menunjukkan bahwa di lahir pada bulan keempat di tahun 2011), Ubuntu kini memiliki keluarga baru yang diberi kode rilis Natty Narwhal. Apa yang spesial dari Natty Narwhal? Banyak! Mari kita kupas satu-persatu.

Natty Narwhal merupakan Linux pertama yang menggunakan desktop environment GNOME generasi terbaru. Dengan mengusung nama Unity, tampilan Natty boleh dibilang sangat jauh berbeda dari versi Ubuntu sebelumnya. Ini merupakan perubahan yang sangat kentara dalam keluarga Ubuntu.

Dengan mengusung GNOME Shell, Unity memberikan pengalaman terbaru bagi penggunanya dalam hal berinteraski dengan desktop interface. Didesain dengan jargon easy to use, unique, inovative, and good looking, pengguna akan menemukan tampilan desktop yang sengaja didesain layaknya desktop netbook. Bagi anda pengguna Ubuntu Netbook Remix dari versi sebelumnya, mungkin anda akan menemukan persamaan pada desktop environment Unity.

Apakah hanya tampilan saja yang berubah? Tentu saja tidak. Jika sebelumnya Ubuntu mengandalkan OpenOffice sebagai perangkat lunak perkantoran, kini Natty mempercayakan perangkat lunak perkantorannya pada LibreOffice. Ya, meskipun antara OpenOffice dan LibreOffice adalah sama, namun beda pengembang.

Aplikasi lainnya yang berubah adalah pemutar media. Jika sebelumnya Ubuntu menggunakan Rythmbox, kini Natty menjatuhkan pilihan hatinya kepada Banshee. Dengan terintgrasi dengan Amazon MP3 dan 7Music, anda bisa membeli lagu secara online layaknya iTunes milik Apple.

Untuk peramban situs, jangan khawatir. Natty masih mengandalkan Mozilla Firefox versi 4, yang boleh saya bilang lebih ringan dibandingkan dengan Firefox versi 3. Dan aplikasi lainnya yang tersedia sudah tidak asing lagi bagi anda para penggemar Ubuntu. Seperti Shotwell Photo Manager, Evolution, Ubuntu One, dan aplikasi bawaan lainnya.

So, tunggu apalagi. Segera upgrade Ubuntu anda Natty, dan rasakan sensasi new desktop environment bersama Unity. Oya, bagi anda yang tidak suka atapun tidak senang dengan tampilan Unity, jangan khawatir. Anda pun masih bisa menggunakan GNOME seperti versi terdahulu. Cukup dengan mengganti session pada login screen.